Rabu, 02 Mei 2012

Bercak Darah Pada Bayi Baru Lahir


Tak perlu panik! Bercak merah mirip menstruasi dialami sebagian bayi perempuan. Pada bayi
laki-laki, Anda akan melihat, payudaranya membengkak.

Selama bayi berada di dalam rahim, ia mendapat pasokan makanan dan oksigen dari darah ibu yang mengalir ke dalam tubuhnya. Karena itu, mau tak mau, dia juga terpapar aneka senyawa kimia yang ada dalam darah ibu. Salah satunya adalah hormon, khususnya hormon estrogen yang akan terbawa sampai bayi lahir.


Pada bayi perempuan, keberadaan hormon ibu tersebut akan menyebabkan ia mengeluarkan cairan lendir seperti keputihan dari vaginanya. Kadang cairan itu berwarna merah muda, mirip bercak darah haid pada popoknya. Selain bercak darah, hormon ibu juga bisa mengakibatkan
membesarnya payudara.

Pada bayi laki-laki, tingginya hormon estrogen ibu dapat menyebabkan kantung buah zakarnya
saat lahir membengkak dan payudaranya membesar.

Hilang dengan sendirinya. “Haid” dan membesarnya payudara seperti ini pada umumnya normal. Kadang apa yang bagi Anda tampak seperti darah ini sebenarnya hanya bekas urin yang pekat, sehingga warnanya tampak gelap di lipatan popok.

Keluarnya lendir dari vagina dan bercak darah biasanya terjadi pada minggu pertama sampai
sepuluh hari setelah lahir. Bercak darah itu sendiri berlangsung hilang dalam 2-3 hari. Bila
sudah berhenti, bercak darah ini tidak akan muncul lagi.



diperoleh dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar