Rasa nyeri pada tumit merupakan keluhan umum bagi para ahli bedah
ortopedi dan podiatrist (ahli dalam gangguan kaki, pergelangan kaki,
lutut, dan pinggul). Istilah umum nyeri tumit adalah plantar fasciitis
and heel spurs. Nyeri tersebut menyebabkan Anda tidak nyaman
beraktivitas.
Simak pemahaman tentang gangguan kesehatan ini,yang dapat membantu Anda
mengatasi rasa sakit pada tumit :
1. Pahami Nyeri Tumit yang Menyerang Anda
Rasa
pegal pada tumit kerap kali membuat Anda lemas karena seluruh tubuh
ditopang oleh kaki ketika berjalan. Umumnya, nyeri tumit disebabkan oleh
peradangan di sepanjang bagian bawah kaki yang menghubungkan tulang
tumit dengan ibu jari kaki.
Plantar fasciitis menyebabkan nyeri
seperti ditusuk atau rasa terbakar pada pagi hari karena fascia
berkontraksi sepanjang malam. Namun, setelah berjalan beberapa saat,
nyeri cenderung berkurang. Akan tetapi, ada kemungkinan tumit terasa
sakit kembali setelah berdiri atau duduk berjam-jam. Nyeri ini dialami
oleh semua umur, terutama yang mempunyai masalah diabetes.
2. Kenapa Bisa Terjadi?
Kaki
memiliki 26 tulang dan tulang tumit (calcaneus) yang terbesar. Fungsi
tumit untuk menopang berat badan ketika berjalan atau berlari. Makanya,
tidak heran jika tumit rentan terhadap rasa nyeri. Maka dari itu, jangan
melakukan aktivitas fisik berlebihan, memakai sepatu yang nyaman, dan
mengurangi makanan manis agar tidak terkena diabetes.
3. Penyebab Nyeri Tumit
Nyeri
tumit biasanya dirasakan di salah satu kaki yang disebabkan oleh
achilles tendonitis atau retrocalcaneal bursitis.
Achilles tendonitis
adalah suatu kondisi kronis jangka panjang yang berhubungan dengan
kerusakan pada tendon achilles (otot yang terhubung dengan tulang
tumit). Sedangkan Retrocalcaneal bursitis adalah keadaan di mana
belakang tulang tumit membengkak yang menyebabkan nyeri terutama saat
berjalan dan berlari.
4. Bagaimana Nyeri Tumit pada Anak?
Nyeri
tumit pada anak-anak disebabkan oleh kerusakan kartilago (tulang rawan)
atau yang biasa disebut penyakit Sever. Tulang tumit (kalkaneus) tumbuh
menjadi dua bagian. Kedua bagian tersebut dihubungkan oleh tulang rawan
sampai tulang mengeras seluruhnya (pada usia antara 8-16 tahun). Kadang
aktivitas yang berat atau ketegangan berlebihan bisa menyebabkan
retaknya kartilago. Tulang rawan yang patah bisa memerlukan waktu
beberapa bulan untuk sembuh. Untuk mengatasinya, pasang bantalan tumit
di dalam sepatu supaya membantu mengurangi tekanan pada tulang tumit.
5. Cara Mengobati
Pembedahan
jarang dilakukan untuk mengatasi nyeri tumit. Perawatan umumnya dengan
stretching di tumit, es batu yang dibungkus kain lalu ditempelkan ke
daerah nyeri, sisipan sepatu dan berbagai terapi, seperti terapi
gelombang kejut, panas, es, ultrasonik serta anti-inflamasi.
Jika
berbagai perawatan tidak berhasil, infiltrasi steroid lokal (suntikan
steroid perilesional glukokortikoid yang meredakan nyeri selama beberapa
minggu atau bulan) bisa menjadi alternatif. Penyembuhan plantar
fasciitis membutuhkan waktu yang lama dan terkadang kambuh kembali.
Nyeri tumit yang kronis harus segera konsultasi ke dokter ortopedi.
diperoleh dari berbagai sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar