Biasanya, batuk diasosiasikan dengan adanya
gejala gangguan pada saluran pernapasan. Namun, pada bayi dan balita seringkali
batuk hanyalah suatu bentuk refleks yang dilakukan tubuhnya untuk
menjaga kesehatan dan fungsi kerja organ. Batuk membantu membersihkan
jalan atau saluran udara di tenggorokan dan dadanya.
Orang tua sebaiknya tetap waspada
terhadap batuk balita. Sebab, bayi dan balita biasanya peka terhadap
pengaruh lingkungan, misalnya zat-zat atau bahan kimia, serta berbagai
jenis kuman. Kalau tubuhnya sangat peka atau hipersensitif, zat atau
bahan kimia dapat bersifat alergen, yakni merangsang timbulnya alergi.”