Senin, 12 Desember 2011

HATI-HATI MEMBEDAKI BAYI


Ternyata bayi tak wajib pakai bedak. Apa sebab? Jikapun ingin membedakinya, boleh-boleh saja. Asal hati-hati, Jangan sampai mengenai alat kelamin, terutama pada anak perempuan. 

Sehabis bayi dimandikan, biasanya para ibu akan membubuhkan bedak di tubuh si bayi. Begitupun setelah si bayi usai dibersihkan sehabis buang air, tak lupa dibedaki. Tujuannya agar kulit si kecil tak jadi kasar atau timbul lecet-lecet. 

Hal ini, sedikit banyak ada benarnya. "Bedak memang bisa untuk mengurangi keringat. Juga berfungsi sebagai pelicin karena kulit bayi masih sangat peka dan gampang luka akibat gesekan. Nah, dengan bedak, gerakan-gerakannya jadi lebih smooth".

Minggu, 11 Desember 2011

Aneka Obat Tradisional Untuk Anak



Si kecil minum jamu? Boleh saja sepanjang untuk penyakit ringan. 

Saat harga obat-obatan farmakologi melambung, obat tradisional kembali dilirik. Hanya saja, orang tua kadang ragu untuk memberikannya pada anak. "Apa boleh, ya, anak dikasih obat tradisonal? Kalau boleh, harus bikin sendiri atau beli yang sudah jadi?"  

Pemakaian obat tradisonal boleh-boleh saja  tapi hanya untuk penyakit ringan." Penyakit ringan itu antara lain flu, batuk, tak nafsu makan. "Jadi, penyakit yang diakibatkan oleh menurunnya daya tahan tubuh." 

Sabtu, 10 Desember 2011

Pentingnya Kalsium Bagi Remaja Putri


Kalsium merupakan mineral penting yang diperlukan untuk memperkuat tulang. Kandungan kalsium dalam tulang berkurang seiring dengan pertambahan usia, terutama pada wanita, apalagi setelah memasuki masa menopause. 

Gadis remaja yang kurang mengonsumsi zat makanan yang dapat menguatkan tulang diperkirakan akan memiliki tulang yang rapuh dan mudah cedera saat dewasa kelak. Anak-anak yang berusia lebih dari 10 tahun perlu mengonsumsi 1.300 mg kalsium per hari.

Jumat, 09 Desember 2011

Mengatasi Keracunan Pada Anak


Kita perlu mengenali bahan-bahan yang dapat meracuni tubuh serta gejala dan penanganannya.
 
Peran orang tua dalam pencegahan maupun penanganan bahaya keracunan pada anak sangatlah besar. Anak belum dapat membedakan mana yang baik dimakan dan tidak. Bahkan di usia dini, apa saja yang bisa dipegang dan dimasukkan ke mulut, akan dilakukannya. Sekalipun beracun, anak tidak mempedulikannya. Nah, tugas orang tualah untuk menyimpan benda dan zat berbahaya, seperti minyak tanah, obat serangga, sabun, cairan pembersih, pewarna kuku dan sebagainya di tempat yang aman dari jangkauan anak. 

Keracunan atau masuknya zat racun ke dalam tubuh anak lebih sering terjadi di rumah atau lingkungan sekitar rumah. Prosesnya bisa melalui saluran pencernaan, saluran napas, dan permukaan kulit atau mukosa yang menimbulkan gejala klinis. 

Kamis, 08 Desember 2011

Jenis Kanker dan Aneka Pengobatan Pada Anak


 Ada beberapa jenis kanker pada anak seperti yang disebut dibawah ini:

* Leukimia 

Dikenal dengan kanker darah. Gejala leukimia akut ditandai dengan demam berkepanjangan. Anak tiba-tiba pucat (mendadak) tanpa ada perdarahan. Perdarahan dapat terjadi misalnya di kulit atau di gusi bila sikat gigi, atau mimisan tanpa sebab. Kemudian muncul warna biru-biru di kulit.
Masing-masing gejala ini tak bisa berdiri sendiri. Kaki anak yang biru-biru, misalnya, tak berarti ia leukimia jika tanpa disertai gejala di atas. Selain itu, berat badan menurun dan nafsu makan turun.

* Limfoma 

Merupakan kanker kelenjar getah bening. Keluhannya biasanya dengan membesarnya perut. Juga ada pembesaran kelenjar getah bening dengan cepat tanpa rasa nyeri dan tanpa tanda-tanda infeksi yang terjadi pada suatu tempat (umumnya di leher) atau di tempat lain. 
Kemudian, ada atau tanpa gangguan kencing, panas badan yang naik-turun, nafsu makan dan berat badan turun, anak lesu tak mau bermain.
Dokter akan mendeteksi lewat rontgen dan kemudian mengirimnya ke rumah sakit untuk dilakukan klarifikasi lebih lanjut.

Rabu, 07 Desember 2011

Tips Membersihan dan Mencegah Muntah


Membersihkan Muntah
Langsung bersihkan bekas muntah dengan lap basah atau kering agar tak sempat berkontak terlalu lama dengan kulit si bayi. Kalau tidak, kulit akan memerah atau terjadi iritasi, yang berarti harus dilakukan pengobatan khusus.
Untuk membersihkan bekas muntah pada perabot atau lantai maupun pakaian yang terkena muntah, gunakan campuran air dan soda kue. Selain dapat menghilangkan noda yang menetap, juga akan menghilangkan baunya.



Mencegah Muntah
Masih ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan para ibu untuk mencegah kemungkinan bayi muntah, yakni: 
 
  1. Jangan memberi minum susu selagi bayi menangis. Berhentilah menyusui untuk               menenangkannya.
  2. Tegakkan bayi setegak mungkin selama dan beberapa waktu setelah minum susu.
  3. Pastikan dot botol tak terlalu besar atau terlalu kecil, dan botol dimiringkan sedemikian rupa sehingga susu, bukan udara, yang memenuhi bagian dotnya.
  4. Jangan mengangkat-angkat si bayi selama atau sesudah ia minum. Jika mungkin letakkan dan ikat sebentar si bayi pada kursi bayi atau kereta dorongnya.
  5. Jangan lupa membuat bayi bersendawa.

Muntah Yang Harus Diwaspadai


Ada beberapa bentuk muntah pada bayi yang harus diwaspadai para ibu, yakni: 

* Muntah sehabis diberi makan atau disusui bila muntahnya berwarna hijau tua. 

Hal ini menunjukkan ada kelainan pada saluran pencernaan si bayi, yakni ada sumbatan di bawah usus halus. Warna hijau tua pada muntah merupakan cairan dari empedu yang keluar. Kadang kalau ada sumbatan, meskipun si bayi tidak makan, ia bisa muntah karena cairan empedu keluar dan enzim-enzim lain tak bisa lewat. 

Ada dua macam sumbatan, yang penuh dan parsial (sebagian). Sumbatannya bisa di mana saja. Bisa di antara oserfagus dan lambung atau antara lambung dan usus. Karena ada sumbatan yang parsial, kadang kelainan ini tak bisa diketahui secara pasti penyebabnya sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Misalnya dengan rontgen atau USG dicari penyebabnya lalu dihilangkan. Bila perlu dilakukan operasi jika sumbatannya akibat tumor atau kelainan bawaan. Tapi kasus seperti ini jarang terjadi.